Jumat, 29 Juni 2012

Ubur-Ubur Jengger

Ubur-ubur jengger (Ctenophore) adalah makhluk lembut yang mirip dengan ubur-ubur dan anemon laut. Mereka umumnya memakan tanaman mikroskopis dan hewan-hewan laut kecil. Sebagian menangkap mangsa menggunakan tentakel (organ menyerupai belalai) yang lengket dan dapat bergerak di air seperti tali alat memancing. Selain itu, hampir semua ubur-ubur jengger memiliki sel penghasil cahaya khusus di sepanjang punggung tubuh mereka yang berlipit.

Cacing Bom

Spesies cacing baru yang ditemukan di kedalaman laut memiliki keunikan karena tubuhnya bisa menampakkan cahaya. Ilmuwan mengatakan, cacing langka itu bisa mengeluarkan "bom alami" dari pendaran cahaya dalam tubuhnya. Karena kemampuannya yang unik itu cacing itu mendapatkan nama ilmiah Swima bombiviridis. Karen Osborn dan timnya dari Scripps Institution of Oceanography di University of California, San Diego, melaporkan temuan tujuh spesies cacing baru dalam jurnal ilmiah Sains.

Anglerfish

Anglerfish merupakan ikan yang unik. Penampilannya sekilas menyeramkan karena tubuhnya berbentuk bulat & memiliki mulut yang lebar & bertaring melengkung panjang. Ciri khas lain ikan angler adalah organ lampu pada semacam "tali pancing" di bagian atas moncongnya. Ikan angler jenis lain, misalnya Thaumaticthys pagidostomus, memiliki organ cahaya di bawah giginya. Ikan angler tidak memiliki gelembung renang ( karena pada kedalaman itu gelembung renang atau paru-paru manusia) akan hancur akibat tekanan bawah laut, sehingga ikan itu menghabiskan seluruh hidupnya di laut dalam & tidak pernah naik ke permukaan.

Jumat, 01 Juni 2012

Paradise birdwing (Ornithoptera Paradisea)

Kupu kupu langka dan indah ini hidup di Irian Jaya. Keindahannya membuatnya diburu oleh kolektor, 1 ekor kupu kupu ini bisa dihargai 4 juta rupiah. Seperti kebanyakan kupu-kupu, Paradise birdwing jantan memiliki warna yang jauh lebih indah dari betinanya yang hanya berwarna coklat. Panjang kupu kupu ini dari sayap ke sayap adalah 14 – 19 cm.

Proboscis Monkey (Nasalis Larvatus)

Salah satu lagi fauna Indonesia / Malaysia yang kini juga mulai jarang. Di Indonesia, monyet ini lebih dikenal sebagai Bekantan , dapat ditemui di Kalimantan. Hidungnya yang panjang adalah salah satu keunikan monyet ini, namun ternyata hanya bekantan jantan lah yang memiliki hidung panjang. Bekantan hidup di hutan bakau, dan seperti layaknya monyet lainnya makanan kesukaan bekantan adalah buah, biji bijian dan juga daun. Saat ini, hanya tersisa 1000 ekor bekantan, menurun jauh dari 6700 di 1977. Hewan ini dilindungi di Taman Nasional Tanjung Puting.

Sunfish (Mola Mola)

Ikan mola mola atau ikan matahari adalah ikan bertulang terberat di dunia, dengan berat dewasa sekitar 2 Ton dan panjang mencapai 3 m. Bentuknya yang bulat seperti matahari membuatnya dijuluki sunfish atau ikan matahari. Penyelam di bali sering kali mendapat kesempatan untuk melihat ikan ini. Ikan mola mola ini dikonsumsi oleh orang Jepang dan Taiwan.

Kamis, 31 Mei 2012

Snakefish

Snakefish (atau Channidae) digambarkan sebagai memiliki “nafsu makan yang rakus, sering memakan semua ikan lainnya di danau atau kolam. Hewan ini dapat berjlan di tanah, meninggalkan air selama tiga hari, untuk mencari sumber makanan baru. “Norton juga memperingatkan bahwa begitu di darat” snakeheads bisa makan hampir semua hewan kecil di jalan …. Mereka bahkan menyerang orang-orang di Cina yang sudah terlalu dekat dengan daerah mereka bertelur ‘”Menurut Wikipedia.,Snakefish bisa sampai lebih dari satu meter panjangnya dan beratnya lebih dari 6 kilogram . Kebanyakan snakefish berukuran 2-3 meter.Mereka juga reproduksi dengan cepat tanpa musuh alami di luar lingkungan asli mereka. Dalam lingkungan asli mereka, snakefish kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar, sementara snakefish dewasa dimangsa oleh buaya . Karena kemampuan mereka untuk pindah ke habitat baru dan menghapus ekosistem lokal, dan untuk kemudian melompat keluar dari air dan mengembara untuk mencari kubangan baru snakefish berusaha dibasmi di 13 negara bagian Amerika Serikat dan negara-negara lain (misalnya , Australia).

Tokek Berekor Daun

Tokek Raksasa berekor daun (Uroplatus fimbriatus) adalah endemik Madagaskar dan pulau-pulau Bohara usil dan usil Mangabe. Tokek ini hidup di hutan hujan tropis dan mencapai panjang 330 mm. tokek nokturnal yang berukuran paling besar, berjhari hari Tokek itu akan melekat pada pohon dan Jika terganggu ia akan mengibaskan ekor dan kepala, membuka mulut dan berteriak

Kadal Berjumbai

Kadal Berjumbai (Chlamydosaurus kingi) adalah kadal Australia coklat kekuningan mempunyai embel-embel besar di kulit sisi leher dan tenggorokan. panjangnya mencapai 90 cm, dan ketika sedang marah atau takut, ia mengembangkan embel-embel tersebut, yang mungkin sampai 25cm lebar diameternya, untuk memberi kesan bahwa ia lebih besar. kadal yg berjumbai umumnya hidup di pohon, tapi ada kalanya menghabiskan waktu di tanah, di mana mereka berjalan dengan forelimbs mereka di udara.

Sabtu, 26 Mei 2012

Ulat Hemeroplanes

Ulat sederhana ini menduduki peringkat nomor satu dalam daftar ini. Hewan ini ibaratnya maha-karya hidup dari alam dan walaupun semua hewan menakjubkan, namun hewan ini yang paling mempesona. Sangat jarang dilihat dan hanya ditemukan di hutan hujan tropis di Mexico dan Amerika Tengah. Makhluk kecil ini biasanya terlihat normal dan memiliki warna yang membosankan, tetapi jika diancam oleh predator, ia akan berubah menjadi luar biasa, ia menggantung dari sebuah cabang dengan kaki belakangnya, dan mengangkat bagian depan badannya, sampai terlihat persis seperti ular berbisa yang siap mengeluarkan bisanya. Bukan hanya mengancam, tetapi ia benar-benar akan menyerang musuhnya. Ulat Hemeroplanes ini belum banyak diketahui, dan yang menyedihkannya hewan ini terancam eksistensinya karena penggundulan hutan.

Tokek siluman berekor daun (Uroplatus phantasticus)

Hewan ini terlihat lebih mirip daun kering yang telah rontok, sehingga jarang terlihat oleh pemangsa. Ia ditemukan hanya di Madagaskar, dimana ia tinggal dalam hutan bersama reptil-reptil fantastis lainnya.
Ia termasuk pemakan serangga dengan penampilan yang menakutkan tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Sayangnya, spesies yang luar biasa ini terancam punah karena banyak diburu oleh penduduk dan merusak habitat alami mereka.

Naga Laut Berdaun (Phycodurus eques)

Ikan ini, yang masih berhubungan dengan kuda laut, bertahan hidup dengan berpura-pura menjadi ranting-ranting rumput laut yang mengapung. Ia berenang sangat lambat dan dorsal serta insang pektoralnya yang transparan dan hampir tidak dapat dilihat. Kebanyakan pemangsa bahkan tidak tahu kalau hewan ini ada. Hewan ini memiliki kebiasaan reproduksi yang aneh, betina meletakkan telur ke dalam badan pejantan melalui sebuah tabung panjang, dan pejantan membawa telur itu sampai menetas. Ikan ini ditemukan di pantai selatan dan barat Australia.

Kepiting berbulu (Kiwa hirsuta)

Dikenal juga sebagai “kepiting Yeti”, krustasea ini ditutupi dengan benda yang tampak sekilas seperti bulu, tetapi sebetulnya merupakan penutup setae yang padat, seperti yang ditemukan pada kaki beberapa jenis udang. Bulu-bulu ini kelihatannya berfungsi sebagai filter, mendetoksifikasi air dimana mereka hidup. Kepiting ini buta dan tidak berwarna dan hidup dalam kegelapan.

Hatchetfish (Sternoptychidae)

Tampak dari depan, ikan ini seolah-olah berasal dari planet lain. Ikan perairan dalam ini ditemukan di semua samudera kecuali daerah paling dingin, dan seperti olm dan blobfish, menghabiskan seluruh hidupnya dalam kegelapan. Ia dapat melihat dengan sebuah organ penghasil cahaya pada sisi-sisinya yang memungkinkannya untuk menangkap mangsa.

Assassin spider (Archaeidae)

laba-laba ini panjangnya hanya 2 mm dan meskipun dengan nama dan penampakan yang menakutkan, namun ia sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. “Lehernya” yang panjang didesain khusus untuk mendukung berat rahangnya yang besar, yang dilengkapi dengan gigi berbisa.

Blobfish (Psychrolutes marcidus)

Ikan perairan dalam yang bergelatin ini memiliki wajah yang sangat muram. Ditemukan di perairan sekitar Australia dan Tasmania, blobfish lebih bersifat pasif dalam hidupnya, dengan memakan detritus apapun yang dapat dijangkaunya. Ia kekurangan kekuatan otot dibanding ikan lain dan hampir tidak mengeluarkan energi saat berenang karena badannya yang lebih ringan dari air.

Katak gelas (Centrolenidae)

Yang menjadikan katak kecil asal Amerika Tropis ini begitu unik adalah ia memiliki kulit yang tembus cahaya, sehingga dapat dipelajari anatominya tanpa harus membedahnya. Beberapa organ internalnya seperti jantung, usus dan hati dapat terlihat sempurna jika dilihat dari bawah. Selain katak ini, masih ada 10 hewan lainnya yang memiliki tubuh transparan.

Gurita mantel (Tremoctopus violaceus)

Hewan ini terlihat sangat kontras dengan gurita normal. Seolah-olah hewan ini berasal dari planet lain yang terjun kedalam laut dan menyukai tinggal di sana. Hewan betinanya 40.000 kali lebih berat dari yang jantan. Jantannya hanya memiliki panjang 2,4 cm sedangkan betinanya besar, dengan panjang lebih dari 2 meter. Jika merasa terancam, betina bisa memperbesar membrannya yang mirip mantel di antara lengan-lengannya sehingga terlihat lebih besar.

Olm (Proteus anguinus)

Hewan amfibi ini, yang asli dari gua-gua terdalam dan tergelap di Eropa (yang paling terkenal di Slovenia) dan dulunya disangka “anak naga” telah menjadi salah satu dari hewan paling ganjil di dunia. Hewan ini buta total, dan kekurangan pigmentasi tubuh. Meskipun buta, ia dapat menangkap sinyal-sinyal kimiawi dan sinyal-sinyal kelistrikan melalui reseptor-reseptor di seluruh badannya. Ia memiliki kulit yang lunak dan pucat yang sedikit menyerupai kulit manusia yang sangat pucat, itulah sebabnya oleh penduduk setempat terkadang disebut “ikan manusia”.

Komodo

Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Hewan ini hanya hidup di Indonesia. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora. Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu.

Penyu

Penyu adalah kura-kura laut. Penyu ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dinosaurus. Pada masa itu Archelon, yang berukuran panjang badan enam meter, dan Cimochelys telah berenang di laut purba seperti penyu masa kini. Penyu memiliki sepasang tungkai depan yang berupa kaki pendayung yang memberinya ketangkasan berenang di dalam air. Walaupun seumur hidupnya berkelana di dalam air, sesekali naik ke permukaan.

Babi Rusa

Babirusa (Babyrousa babirussa) hanya terdapat di sekitar Sulawesi, Pulau Togian, Malenge, Sula, Buru dan Maluku. Habitat babirusa banyak ditemukan di hutan hujan tropis. Hewan ini gemar melahap buah-buahan dan tumbuhan, seperti mangga, jamur dan dedaunan. Mereka hanya berburu makanan pada malam hari untuk menghindari beberapa binatang buas yang sering menyerang. Panjang tubuh babirusa sekitar 87 sampai 106 sentimeter. Tinggi babirusa berkisar pada 65-80 sentimeter dan berat tubuhnya bisa mencapai 90 kilogram.

Kijang

Kijang atau muncak adalah kerabat rusa yang tergabung dalam genus Muntiacus. Kijang berasal dari Dunia Lama dan dianggap sebagai jenis rusa tertua, telah ada sejak 15-35 juta tahun yang lalu, dengan sisa-sisa dari masa Miosen ditemukan di Perancis dan Jerman. Pada masa sekarang, muncak hanya dapat ditemui di Asia Selatan dan Asia Tenggara, mulai dari India, Srilangka, Indocina, hingga kepulauan Nusantara. Beberapa jenis diintroduksi di Inggris dan sekarang banyak dijumpai di sana. Kijang tidak mengenal musim kawin dan dapat kawin kapan saja.

Orang Utan

Orang Utan adalah hewan jenis kera yang memiliki rambut lebih panjang daripada jenis kera yang lain. Hewan ini Tersebar di hutan kalimantan dan hutan Sumatra. Orang Utan sendiri berasal dari bahasa indosnesia yang artinya adalah manusia yang hidup di hutan. Memang orang utan memiliki banyak kesamaan dengan manusia. dari segi bentuk dan DNA hampir sama. Makanan utamanya adalah buah-buahan. Ancaman orangutan adalah habitat yang semakin sempit karena kawasan hutan dijadikan sebagai lahan kelapa sawit, pertambangan dan pepohonan ditebang. Apabila orang utan masuk ke lahan kelapa sawit, hewan ini dianggap sebagai hama oleh manusia. sehingga tak sedikit orang yang memburunya. Padahal jika manusia tidak merusak habitat asli Orang utan, Orang utan tidak akan masuk ke lahan lahan perkebunan.

Burung Merak

Burung merak adalah burung yang saat ini sangat sulit kita jumpai. Burung ini sangat indah dan pasti membuat orang yang melihat ingin memilikinya. Hewan ini hampir punah, dan hewan ini dilindungi oleh pemerintah. Hewan ini hidup di hutan terbuka yang memiliki padang rumput luas. Keberadaan hewan ini tak hanya ada di indonesia melainkan ada juga di negara lain seperti china, India dan Malaysia. Burung Merak memakan aneka biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti laba-laba, cacing dan kadal kecil. Burung Merak Yang hidup di alam bebas kini semakin langka karena ulah manusia sendiri

Badak Bercula Satu

Badak bercula satu atau lebih di kenal dengan badak jawa adalah hewan yang saat ini hampir punah dan hanya bisa kita temui di taman nasional ujung kulon. Sangat disayangkan sekali memang, karena Hewan ini banyak diburu oleh manusia untuk di ambil culanya. Mereka mengambil cula badak ini untuk digunakan sebagai obat. Badak ini sangat mematikan jika menyerang musuhnya karena memiliki cula yang sangat tajam. Akan tetapi culahnya ini biasa digunakan untuk mencari makanan. Sedangkan makanannya sendiri adalah tumbuh-tumbuhan.

Harimau Sumatera

Harimau Sumatera salah satu hewan langka yang dilindungi di indonesia. Saat ini jumlahnya semakin menurub, Keberadaannya terganggu oleh ulah manusia yang sekarang ini sering melakukan penebangan liar dan memburunya. Harimau Sumatera mempunyai warna paling gelap di antara semua subspesies harimau lainnya. Harimau Sumatra jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dengan berat 300 pound atau sekitar 140kg, sedangkan tinggi dari jantan dewasa dapat mencapai 60cm. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci dan berat sekitar 91kg.